Malam ini terlalu dingin untuk menjelaskan
di matamu, mungkin aku tak lebih dari absurd malam
seperti sinar rembulan yg menyusup di sela daun
yang basah oleh hujan tadi sore
Sementara rindu tidak kurang dari empat musim
yang ku abadikan lewat cerita
tentang hujan atau musim kemarau
dan waktu yang pernah kita abaikan
Aku tahu tatapan lebih bermakna dari kata
atau ungkapan tidak akan berarti melebihi isyarat
yah... aku masih disini
menunggu hujan yang melahirkan pelangi
Kita adalah bagian cerita
ketika aku dan kau mewakili rindu tanpa temu
engkau adalah sunyi waktu
dimana tersisa aku dan kenanganmu
aku masih sendiri, menatapmu dalam hening
jogjakarta, september 2013
aku masih sendiri, menatapmu dalam hening
jogjakarta, september 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar