lihat beriak air lautan
mereka hanya diam menggenang
ombak yang saling bergejolak
jatuh menyisir, menepi menjadi buih putih
di tepi dermaga masih ku letakan bahtera
bahtera kayu yang tak lapuk oleh waktu
dan aku masih teguh menjadi nahkoda
meski tanpa awak atau pula teman bercerita
aku masih teguh menjadi nahkoda
menjaga bahtera yang terlanjur ada
tanpa ku tahu lagi tempat mana yang kan kutuju
lautan lepas atau pulau kecil di seberang sana.
jogjakarta, oktober 2013
patria agusta permadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar