Kamis, 10 Oktober 2013

Nahkoda


lihat beriak air lautan
mereka hanya diam menggenang
ombak yang saling bergejolak
jatuh menyisir, menepi menjadi buih putih

di tepi dermaga masih ku letakan bahtera
bahtera kayu yang tak lapuk oleh waktu

dan aku masih teguh menjadi nahkoda
meski tanpa awak atau pula teman bercerita

aku masih teguh menjadi nahkoda
menjaga bahtera yang terlanjur ada
tanpa ku tahu lagi tempat mana yang kan kutuju

lautan lepas atau pulau kecil di seberang sana.


jogjakarta, oktober 2013


patria agusta permadi





Tidak ada komentar:

Posting Komentar